Khasiat Dan Bahaya Nanas
Nanas
Kata
'Nanas' berasal dari sebutan orang Tupi yang menyebutnya : 'Anana',
yang bermakna "buah yang sangat baik". Nanas, nenas, atau ananas
(Ananas comosus (L.) Merr.) adalah tumbuhan tropis yang berasal dari
Brazil, Bolivia, dan Paraguay. Dalam bahasa Inggris buahnya disebut
sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus.
Buah ini memiliki mata yang banyak dan memiliki warna kuning keemasaan
dengan tinggi pohon sekitar 50-150 cm. Daun berkumpul dalam roset akar
dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun
berbentuk pedang, tebal, liat, berujung lancip menyerupai duri. Buah
nanas rasanya enak, asam sampai manis. Nanas memiliki segudang khasiat
untuk tubuh, baik untuk kecantikan maupun kesehatan, bahkan juga
digunakan sebagai pengempuk daging.
Isi kandungan Nanas
- Vitamin A dan C sebagai antioksidan.
- Kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa.
- Bromelain
diketahui berkhasiat sebagai anti radang, membantu melunakkan
makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.
- Aspartic
acid yang berfungsi sebagai asam amino di dalam tubuh sehingga
membantu proses metabolisme tubuh. Asam ini juga membantu membuang
asam amonia di dalam tubuh, yang merupakan racun berbahaya bagi
sistem saraf pusat. Kandungan serat pada buah nanas juga dapat
mempermudah buang air besar pada penderita sembelit. Penelitian
bahkan menyebutkan nanas mempunyai asam amino esensial dan non esensial
untuk membantu memperkuat sistem imun dalam tubuh, mengatasi
kelelahan dan meningkatkan stamina dan energi

Kelebihan Buah
Nanas
Nanas memiliki banyak khasiat untuk tubuh kita, baik untuk kecantikan
maupun kesehatan. Pohon nanas sendiri dapat tumbuh subur di daerah
beriklim tropis seperti di indonesia dengan masa panen relatif singkat,
yaitu antara 2 sampai 3 kali setahun.
Dengan berbagai
kandungan yang dimiliki, tidak mengherankan jika buah ini banyak
memiliki khasiat untuk mengatasi penyakit. Diantaranya mengurangi
keluarnya asam lambung yang berlebihan, membantu mencernakan makanan di
lambung, antiradang, peluruh kencing (diuretik), membersihkan jaringan
kulit yang mati (skin debridement), menghambat pertumbuhan sel kanker
dan menghambat penggumpalan trombosit (agregasi platelet).
Tak
hanya buahnya saja yang berkhasiat, tetapi bagian lain dari nanas
juga berkhasiat seperti, kulit yang berfungsi untuk membersihkan batu
marmer. Daun nanas berfungsi sebagai piretik (penurun panas). Lantas
kita selalu berpikir tentang kandungan apa yang ada pada buah nanas ?
diantaranya adalah Vitamin C yang cukup tinggi atau sekitar 12 mg dalam
78 gr nanas.
Nanas juga mengandung phitochemical yang baik
untuk kesehatan. Phitochemical adalah zat, bukan gizi yang dapat
dijumpai pada tumbuhan yang memilki aktifitas biologi yang
menguntungkan tubuh, yakni sebagai antioksidan. Selain itu nanas juga
mengandung enzim bromelain yang dapat mengubah protein pada susu daging
dan gelatin sehingga membuat bahan makanan menjadi basah. Karena
sifatnya itu, nanas dapat mengempukan daging dengan meletakkan potongan
nanas di atasnya, namun jangan terlalu lama supaya tidak mengalami
kelembekkan.
Meskipun terasa asam buah nanas tidak berbahaya
bagi penderita maag. Kandungan phitochemicalnya dapat menurunkan PH
tinggi hingga dapat mengontrol asam lambung. Untuk menambah khasiatnya
nanas lebih baik dikonsumsi secara utuh. Seperti untuk campuran selada
buah dan es buah. Tetapi perlu diingat juga, nanas yang telah diolah
menjadi dodol nanas, kripik nanas atau olahan nanas lainnya, zat gizi
atau enzimnya sudah tidak utuh lagi.
Agar dapat memanfaatkan
nanas secara optimal kita juga perlu memanfaatkan kualitas dari
nanas tadi. Pilihlah nanas yang telah matang, jangan yang rusak atau
cacat yang warnanya kecoklatan dan kalau bisa yang masih mengandung
kadar air.
Buah ini juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.
Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung.
Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas
- Air perasan Nanas (jus) : Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan dan masalah pencernaan.
- Daun Nanas : Untuk luka bakar, gatal dan bisul (ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit)
- Ketombe
: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut,
peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan
aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala
yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya
rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
- Peradangan
kulit : Sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Ambil
parutannya saja lalu gosokan ke kulit yang bersisik dan mengelupas.
Lakukan pada malam hari sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci
bersih. Lakukan setiap hari.
- Sembelit : Sediakan 3 buah nanas yang belum masak/ yang sedikit asam, lalu peras ambil airnya perasan
- Radang tenggorokan : Buatlah jus nanas kemudian minum 3 kali sehari, sebanyak 1/3 bagian
Bahaya Nanas
- Nanas
muda mengandung abortivum atau sejenis obat yang dapat
menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk
melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang
mengkonsumsi nanas muda.
- memicu rematik. Di dalam
saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa
memicu rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan
untuk membatasi konsumsi nanas.
- Buah nanas
masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi
penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara
berlebihan.
- Terkadang sehabis makan nanas segar,
lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan,
rendamlah potongan buah nanas dengan air garam.